Pengetian Domain

Pengertian domain, contoh dan manfaatnya di sebuah website

Bagaimana kamu bisa disebut blogger yang profesional jika ditanya seseorang tentang apa itu domain? belum mampu menjawabnya tanpa melihat teks

Sekarang kamu memiliki keinginan menjadi seorang blogger profesional, mengetahui pengertian domain merupakan salah satu langkah awal untuk menambah pengetahuan sebelum kamu memulai blog barumu.

Istilah domain memang sudah banyak sekali disebutkan atau ditulis oleh blog blog diluaran sana

Mungkin kamu sudah pernah membacanya dan mengetahui bahwa secara sederhananya domain adalah alamat sebuah website yang berakhiran dengan .com, .id, .net dll

Pengertian sederhananya memang seperti itu, tapi masih banyak hal mengenai domain yang akan kita bahas bersama

Mari kita mulai

Pengertian domain

Domain adalah sebuah nama unik yang dipakai untuk mengidentifikasi nama komputer (server) yang merupakan bentuk sederhana dari IP yang berisi kombinasi angka rumit.

Dengan adanya domain kamu akan lebih mudah untuk menuju server (website) yang kamu inginkan, karena bentuknya yang ringkas dan mudah diingat.

Kamu bisa bayangkan jika kamu harus menghafal ip server yang berupa angka angka, saya rasa kamu bakalan kesusahan untuk mencari alamat yang dituju.

Contoh adalah paytrenium.com

Paytrenium adalah nama dari alamat website sedangkan .com adalah eksistensi domain yang dipilih,

Tahukah kamu bahwa domain pertama didunia adalah symbolics.com, tepatnya didaftarkan pada 15 Maret 1985

Bagaimana cara mendapatkan domain

Untuk mendapatkan nama domain sangat mudah untuk saat ini, karena sekarang banyak penyedia layanan web hosting yang mana pasti menyediakan domain.

Kamu tinggal membeli (lebih tepatnya menyewa) pada layanan web hosting yang kamu pilih

Contoh layanan web hosting terbesar yang ada di Indonesia diantaranya Niagahoster, idwebhost, rumahweb dan masih banyak lagi yang lain

Domain yang kamu pilih juga tidak boleh sama dengan orang lain, karena jika sama tidak unik namanya,

semakin kamu menunda untuk memiliki domain maka semakin susah mendapatkan domain yang bagus alias bisa keburu sama yang lain.

Untuk pembahasan cara seting domain di blog menyusul 🙂

Istilah istilah umum domain yang harus kamu tahu

Ada beberapa istilah domain yang mungkin kamu sering mendengarnya namun belum mengetahui secara jelasnya

Nah kali ini saya ingin memberikan sedikit keterangan mengenai istilah yang sering kalian dengar

  • Sub domain
  • Addon domain
  • Parking domain
  • Aged domain
  • TLD, SLD, gTLD, ccTLD

Sub Domain

Sub domain adalah domain turunan dari domain utama (induk) yang tidak bisa dipisahkan

Biasanya digunakan untuk menampilkan topik konten yang berbeda dengan domain utama

Contoh saya mempunyai  paytrenium.com untuk alamat blog saya, ini merupakan domain induk, kemudian saya ingin membuat sub domain untuk layanan yang saya tawarkan dengan alamat produk.paytrenium.com

Contoh lagi, anda ingin membuat website untuk berbisnis sepatu dengan alamat sepatuanda.com kemudian anda ingin membuat sub domain untuk masing masing merk sepatu, jadi kemungkinan nama sub domain anda salah satunya dengan alamat seperti ini adidas.sepatuanda.com

Hal yang perlu anda ketahui mengenai subdomain

  • Subdomain dinilai sebagai bagian yang terpisah dari domain induk oleh mesin pencari, alias dinilai berdiri sendiri, sehingga tidak tergantung dari seo domain induk

Saya rasa kamu sudah paham mengenai pengertian subdomain, mari kita bahas istilah lainnya

Addon Domain

Istilah ini mungkin akan serasa asing buat kamu yang pemula, tapi tenang dengan banyak membaca kamu pasti bisa.

Istilah addon domain sebenarnya cocok dibahas untuk kamu yang sudah belajar mengenai hosting

Tetapi karena ini pembahasan istilah domain maka tidak salah jika saya berikan gambarannya buat sahabat

Addon domain adalah domain yang ditambahkan setelah adanya domain utama pada web hosting yang kamu miliki dan terletak di sub directory dari public_html

Meskipun terletak di sub directory web hosting tapi addon domain berbeda dengan subdomain, malah addon domain juga bisa disebut dengan domain utama yang bisa melahirkan subdomain baru lagi.

Contoh seperti ini

Kamu memiliki web hosting yang sudah tertanam domain dengan alamat bisnisanda.com, kemudian kamu ingin menambah domain baru di web hosting anda tadi dengan alamat bloganda.com

Bloganda.com disebut addon domain, karena ditambahkan pada web hosting atau server yang sama, yang mana sebelumnya sudah ada domain bisnisanda.com

Kedua domain diatas juga sama sama domain yang independent atau bisa disebut domain induk yang berarti bisa melahirkan subdomain baru dari masing masing domain

Parking Domain

Sesuai namanya parking domain berarti domain yang terparkir, dimana ada beberapa domain yang berbeda yang saling bertumpukan dan memiliki sifat tidak selamanya

Parking domain sangat berbeda dengan istilah redirect domain

Agar kamu punya gambaran mengenai parking domain, saya berikan contoh seperti ini

Kamu memiliki website dengan alamat webanda.com yang sudah berisi berbagai konten atau postingan

Kemudian kamu membeli domain baru dengan alamat webanda.net, karena kamu tidak langsung memakai domain baru tadi, kamu berinisiatif untuk memarkingkan domain webanda.net ke webanda.com

Setelah anda memarkingkan domain webanda.net ke webanda.com maka setiap orang yang mengunjungi alamat webanda.net akan melihat isi dari website webanda.com

Tetapi ketika ada links atau url didalam website yang di klik maka akan kembali ke domain utama yakni webanda.com

Aged domain

Saya rasa istilah aged domain tidak seribet yang lainnya, tapi bagi saya untuk memiliki aged domain lebih ribet dari yang lain

Kenapa lebih ribet? Karena harganya yang mahal 🙂 dan kantong saya kendur

Aged domain adalah istilah yang diberikan untuk domain domain yang statusnya sudah ditinggalkan pemiliknya alias sudah expaired karena tidak diperpanjang

Kita tahu untuk memiliki sebuah domain kita perlu membelinya dengan sistem berlangganan atau lebih tepatnya menyewa, biasanya minimal penyewaan adalah 1 tahun

Nah aged domain merupakan domain yang sudah tidak diperpanjang oleh pemilik sebelumnya, apapun eksistensi domain tersebut.

Contohnya seperti ini.

Saya memiliki blog dengan alamat paytrenium.com ketika suatu saat saya sudah tidak lagi memperpanjang domain ini maka domain ini disebut aged domain atau domain yang kedaluarsa

Jika kamu beruntung harganya mungkin masih normal, tetapi ada banyak pihak pemburu aged domain yang memang tujuannya untuk dijual ulang dengan harga yang terbilang mahal

Murah atau mahalnya tergantung dari kualitas domain sebelumnya (saat belum exp) dengan penilaian seperti banyaknya jumlah backlink dan lainnya yang mempengaruhi nilah DA (domain authority)

Kenapa aged domain mahal?

Alasannya yang pasti karena untuk seo, aged domain akan mudah meranking web di mesin pencari, selain itu biasanya digunakan pemilik jasa seo untuk menjadikannya sebagai sumber backlink PBN (private blog network)

Domain TLD (top level domain)

Top level domain adalah exsistensi domain yang letaknya berada di bagian akhir dari sebuah alamat website

Seperti contoh .com, .net, .org dan lainnya

Ada dua pembagian dari domain TLD yaitu:

  • gTLD
  • ccTLD

gTLD (generic top level domain)

Generic top level domain adalah exsistensi domain pada umumnya yang banyak sekali digunakan di dunia

Contohnya .com, .biz, .org, .net dan lainnya

ccTLD (country code top level domain)

ccTLD adalah top level domain yang memiliki eksistensi khusus berupa kode negara

Contoh .co.id, .my.id, .web.id, .co.uk, co.fr dll

Dengan menggunakan domain ccTLD sebenarnya alamat domain tersebut ditunjukan untuk negara tertentu sesuai kode yang ada

Masing masing dari exsistensi domain TLD memiliki fungsi yang sebenarnya untuk menunjukan jenis web tersebut,

Berikut contoh domain yang sering kita temui

.com : comersial menunjukan bahwa web atau blog tersebut digunakan untuk kebutuhan komersial atau umum

.org : organization menunjukan bahwa web atau blog tersebut digunakan untuk kebutuhan organisasi

.biz : menunjukan bahwa web atau blog tersebut untuk kebutuhan bisnis.

SLD (second level domain)

SLD adalah nama dari domain yang anda miliki, contoh www.bisnisanda.com , kata bisnisanda pada alamat diatas merupakan Second level domain atau domain tingkat ke dua, yang terletak di belakang TLD

Rehat

Ada sebuah pepatah mengatakan bahwa 1000x teori akan kalah dengan 1x praktek

Tapi praktek tanpa sebuah teori bagaikan pergi ke medan tempur tanpa perisai

Sama dengan pembahasan domain diatas, memang teori membosankan apalagi banyak istilah yang mungkin tidak terlalu penting buat kamu

Tapi setidaknya kamu pernah membaca pemahaman mengenai domain sebagai dasar untuk memulai menjadi seorang blogger.

Tinggalkan komentar