Blogger

3 Langkah awal membangun sebuah bisnis

Ketika kita mengucapkan kata bisnis dalam lidah kita serasa berat dalam fikiran tapi kok mudah banget buat diucapkan yah

Yang menjadikan beratlah PR untuk kita selesaikan, kenapa sih kok berat..kenapa sih kok takut, dan macam macam lagi yang diucapkan di hati kita ketika ingin memulai berbisnis

Ada beberapa faktor yang menjadikan memulai berbisnis itu hanya sekedar keinginan tanpa di praktekan

  • Tidak punya modal
  • Tidak ada pengalaman
  • Tidak ada partner
  • Tidak ada kemauan

Hanya ada 4 hal utama diatas yang menjadikan anda mengundur waktu anda dalam berbisnis.

Semakin mengundur sama dengan semakin membuang kesempatan untuk sukses.

Lalu bagaimana membangun sebuah bisnis yang benar benar dimulai dari nol?

1. Niat dan tentukan tujuan

Ndak boleh disepelekan, niat adalah tonggak utama pintu kita melangkah

Apapun yang kita lakukan semua tergantung niat kita, kalau niat kita sudah mantap yakinlah kalau kita pasti bisa

Ada 3 tingkatan dalam niat, saya gambarkan secara mudah saja.

  • Niat yang terserah
  • Niat yang masih labil
  • Niat yang mantap

  A. Niat yang terserah

Niat yang terserah artinya hanya timbul sebuah keinginan, ketika terlaksana ya Alhamdulillah, kalaupun tidak terlaksana ya Alhamdulillah juga

Pasrah dengan keadaan, orang dengan tipe ini memang memiliki niat, tapi belum tergerak untuk bisa memenuhi keinginan yang sudah diniatkan.

Orang orang seperti ini masih banyak kita temui disekitar kita, baik teman, keluarga, tetangga atau bahkan diri kita sendiri.

Sebagai contoh kalimat yang sering diucapkan oleh tipe ini adalah “kapan kapan”, “kalau sempet” dan kalimat sejenis lainnya.

B. Niat yang labil

Niat yang masih labil artinya mudah terombang ambing, sudah niat, sudah mau melaksanakan tapi ditengah jalan lupa dengan niat dan tujuannya

Banyak sekali faktor yang mempengaruhi niat dan tujuan seseorang, baik dari pribadi maupun dari luar

Sudah baik ada ditahap ini karena mau melaksanakan, cuma sayangnya masih mudah terpengaruh dengan hal lain.

Sehingga ketika hal lain yang dikerjakan itu gagal mereka akan kembali ke niat dan tujuan awal, yang mau tidak mau harus mengulangnya dari awal

Saya teringat satu pelajaran yang sangat sangat saya kagumi di sekolah yaitu kalimat “istiqomah mengalahkan seribu karomah”

Kaliamat diatas mengajarkan kepada kita sebaik baik suatu yang kita lakukan adalah dengan keistiqomahan, atau ketekunan yang selalu berulang dan dikerjakan

C. Niat yang mantap

Niat yang mantap, ini adalah tingkatan niat terahir, niat yang mantap artinya memiliki keinginan dan mau mengerjakan apapun agar niatnya itu tercapai, tidak goyah walau rumput tetangga lebih hijau

Orang seperti inilah yang sebagian besar mampu sampai ke tingkat kesuksesan. Sukses disini dalam artian kematerian yah karena kita sedang membahas bisnis.

Jatuh bangun tetap berusaha untuk mencapai tujuan, inilah orang orang yang memiliki keniatan yang sudah luar biasa.

Sekarang tanyakan kepada diri anda, kenapa anda masih diam ditempat, sudah ada di niatan level berapakah sekarang, renungkan dan hilangkan semua keraguan.

2. Perbanyak pengetahuan & Informasi

Setelah langkah awal memiliki niat yang mantap dengan tujuan yang jelas sudah ada difikiran anda, selanjutnya adalah memperbanyak pengetahuan.

Pengetahuan dan informasi sangatlah penting, sebelum anda terjun dan langsung mempraktekan bisnis anda begitu saja.

Ada dua cara sederhana yang bisa anda lakukan untuk menggali pengetahuan mengenai bisnis yang ingin anda lakukan

  • Bergabung dengan komunitas yang tepat
  • Silaturahmi dengan orang yang tepat
  • Follow akun yang membahas bisnis

A. Bergabung dengan komunitas yang tepat

Didunia ini tidak ada yang lebih mudah dalam mengerjakan sesuatu selain bergotong royong, begitu juga sebuah bisnis, karena anda tidak bisa sendirian

Bergabung dengan sebuah komunitas salah satu cara gotong royong yang memudahkan pikiran kita ketika menemui kesulitan

Gali ilmu dari komunitas yang tepat untuk anda terapkan di bisnis anda nantinya, jadi setidaknya anda sudah memiliki ilmu dasar sebelum praktek.

Jangan malu bertanya, sebuah komunitas atau forum memang tempatnya berbagi permasalahan dan berbagi solusi, manfaatkan semaksimal mungkin.

Dimana anda bisa menemukan komunitas yang tepat?

Jangan bingung mencari komunitas, langkah awal cari saja di sosial media seperti fb, group whatsapp, telegram dan masih banyak yang lain

Selain dari komunitas online anda juga bisa bergabung dengan komunitas offline, namun biasanya untuk bergabung dengan komunitas offline anda memang benar benar sudah praktek

Ada beberapa ciri komunitas yang bagus untuk anda masuk kedalamnya.

  • Adminya aktif
  • Membernya juga aktif
  • Hanya membahas satu topik
  • Tidak ada pembahasan lain didalamnya kecuali masih dalam satu lingkaran topik
  • Sering mengadakan event baik dari admin atau anggota lain

B. Silaturahmi dengan orang yang tepat

Bagaimanapun silaturahmi memang sangat dianjurkan, apalagi jika anda ingin menggali informasi untuk bisnis anda

Bersilaturahmi lah kepada orang yang tepat, yang mana bisa memberi solusi akan permasalahan yang kemungkinan akan anda hadapi.

Ada beberapa keuntungan yang bisa anda dapatkan sekaligus dengan bersilaturahmi kepada orang yang tepat

  • Menambah dan memperkuat tali persaudaraan
  • Mendapatkan pengetahuan baru
  • Secara tidak langsung sudah melakukan riset pasar
  • Mendapat banyak masukan positif dan dukungan
  • Memperkuat tekad

Jadi sekali lagi perbanyaklah silaturahmi

C. Follow akun sosial media yang membahas bisnis

Cara ini secara tidak langsung akan menambah wawasan anda mengenai sebuah bisnis, tips tips berbisnis biasanya akan dibahas disana

Jadi saya sarankan anda untuk memfollow mereka agar secara tidak langsung anda mendapat notifikasi mengenai seputaran bisnis saat mereka mengunggah konten baru.

3. Praktek

Apa gunanya anda mendapat sebuah ilmu tanpa adanya sebuah praktek

niat anda yang sudah mantap dan pengetahuan anda juga sudah didasari sebelumnya akan hilang dengan sendirinya tanpa praktek

Level niat anda juga bukan dilevel tertinggi jika tidak melakukan tindakan, mulailah kerjakan apa yang sudah anda niatkan

Ada beberapa hal yang harus anda lakukan diawal awal merintis sebuah usaha atau bisnis

  • Belajar Disiplin
  • Melakukan Promosi
  • Belajar mengelola keuangan
  • Memahami prilaku konsumen
  • Bertanggung jawab

 A. Belajar disiplin

Salah satu hal tersulit seseorang dalam mengawali sebuah usaha adalah kedisiplinan

Saya pun demikian, disiplin rasanya sangat susah diawal memulai sebuah usaha

Musuh utamanya adalah malas, kenapa malas ini bisa terjadi?

Tentu saja karena kita belum merasakan hasil memuaskan dari apa yang kita harapkan

Ada 4 komponen utama dalam kedisiplinan

  • Disiplin Waktu
  • Disiplin Tenaga
  • Disiplin Pikiran
  • Disiplin keuangan

Sebenarnya semua hal diatas adalah satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan kecuali disiplin keuangan, tetapi akan sedikit saya jabarkan

#Disiplin waktu

Maksud dari disiplin waktu adalah bagaimana cara anda membagi waktu anda dengan benar

mungkin contoh sederhananya adalah jam kerja anda, bekerja dari jam 8 pagi sampai 3 sore misalnya

Walaupun anda sedang semangat semangatnya ketika sudah jam 3 sore, lebih baik sudahilah dan buat besok lagi kecuali memang dalam target anda adalah bekerja 24 jam kalau kuat kaya limbad ga masalah yah..

Kenapa disiplin waktu itu penting?

Selain meningkatkan profesionalisme anda dimata orang ada beberapa hal penting lainnya yang harus anda tahu

  • Secara berlahan akan memunculkan kebiasaan otomatis (sangat penting)
  • Akan menghilangkan rasa malas secara berlahan (karena terbiasa)
  • Lebih mudah mengelola waktu, contoh saja ketika anda akan diajak kemana oleh seseorang pada malam hari, maka anda akan mudah menjawab untuk menyanggupi atau tidak karena waktu anda yang sudah teratur.

#Disiplin Tenaga

Yang dimaksud disiplin tenaga adalah kemampuan mengatur dan menjaga kesehatan, mungkin sudah sangat jauh jika kita berbicara bisnis dan kesehatan

Tapi dampaknya akan sangat terasa jika tidak seimbang.

Jangan terlalu ngotot dalam urusan tenaga karena baru melangkah, sehingga semangatnya over, begadang setiap malam hingga akhirnya sakit

Ingat rejeki sudah ada yang mengatur, bagaimana kerasnya kita dalam berusaha kalau yang diatas belum mengizinkan kesuksesan dalam diri kita, apa yang bisa kita buat

Tetapi jangan melupakan usaha, karena perkataan diatas anda menjadi pasrah itu salah.

Usaha sewajarnya dan jangan lupa berdo’a

Yang menjadikan kekayaan dan kemiskinan dalam kehidupan kita adalah tuhan kita, bukan yang lain lain

Usaha tanpa do’a adalah kesombongan, berdo’a tanpa usaha adalah kebodohan

Ingat disiplin dalam tenaga sangat perlu diperhatikan.

#Disiplin fikiran

Sudah saya katakan diatas antara disiplin waktu,tenaga dan pikiran adalah satu kesatuan

Ketika tidak disiplin waktu sama artinya dengan tidak disiplin tenaga dan pikiran, begitupun sebaliknya.

Fikiran juga perlu istirahat dengan merelaksasi, jangan over ingat jangan over

Seandainya orang terkaya adalah orang yang pintar maka yang deretan orang terkaya adalah para profesor dan sarjana tinggi

Seandainya orang terkaya adalah yang paling lama waktu bekerjanya maka mungkin deretan orang terkaya adalah pemilik warung yang buka 24 jam

Kita semua bisa kaya dan sukses dalam berbisnis, tapi harus disadari kemampuan kita, dan menyadari ada tuhan yang selalu menentukan

Percayalah tuhan akan memberikan balasan setimpal dengan apa yang kita usahakan.

#Disiplin keuangan

Ini yang agak beda dari ketiga komponen kedisiplinan diatas, yakni disiplin dalam hal keuangan.

Sebagai pembisnis baru, anda harus benar benar paham betul mengenai bagai mana cara membagi keuangan yang benar

Buat sebuah catatan keuangan agar mengetahui grafik antara untung rugi, naik dan turunnya bisnis anda

Sehingga anda dengan mudah dapat menganalisis untuk memperbaikinya.

B. Melakukan promosi

Bisnis sudah mulai berjalan, jangan lupa melakukan promosi

Siapa yang akan tahu mengenai bisnis kita kalau bukan kita sendiri yang mengasih tahu kepada mereka

Membangun sebuah bisnis atau usaha berarti membangun sebuah nama, nama yang akan diingat ketika seseorang membutuhkan sesuatu.

Saya tidak akan menjabarkan terlalu panjang mengenai promosi disini, karena bakalan sangat panjang jika dijelaskan secara detail

Intinya promosi adalah cara kita mengenalkan bisnis kita kepada orang banyak bagaimanapun caranya, bisa beriklan atau menawarkan secara langsung

C. Belajar mengelola keuangan

Bagian mengelola keuangan sudah sedikit saya singgung diatas

Ketika kita sudah melakukan tindakan atau praktek langsung untuk mengelola bisnis, memperhatikan keuangan sangat diwajibkan

Tujuannya adalah agar bisnis anda tetap berjalan.

Ketika anda tahu untung dan rugi maka anda akan mudah dalam melakukan sebuah perbaikan

Ada sedikit rumus mengelola keuangan dalam bisnis yang terbukti akan sangat berpengaruh meningkatkan bisnis anda

100% pendapatan bersih (tidak termasuk pokok) harus dibagi menjadi 4 bagian yaitu:

  • 40% untuk tambahan modal (pokok)
  • 40% untuk kebutuhan pribadi (terserah dipakai apa)
  • 10% untuk tabungan
  • 10% untuk dana tak terduga

Apapun yang terjadi usahakan untuk mematuhi rumus, anggaplah anda hanya memiliki 40% dari laba bersih anda

Jika anda memiliki karyawan dan membutuhkan dana untuk membayar mereka maka perhitungannya

  • 40% untuk karyawan anda
  • 30% untuk tambahan modal
  • 20% untuk kebutuhan pribadi
  • 5% untuk dana tak terduga
  • 5% untuk tabungan

Ingat dana tabungan harus dibedakan dengan dana tak terduga mereka memiliki fungsi yang berbeda.

Contoh dalam penerapan yang mudah adalah menginvestasikan dana tabungan kepada investor atau anda bisa menabungnya dengan tujuan tertentu, seperti membeli tanah atau lainnya yang memang memiliki tujuan

Sedang dana tak terduga adalah dana yang memang benar benar dipakai saat ada hal tak terduga yang membutuhkan biaya.

 C. Memahami prilaku konsumen

Agar bisnis anda bertahan lama dari persaingan yang luar biasa bak negara api yang sedang menyerang, anda harus memperhatikan dan memahami prilaku konsumen anda

  • Apa sih yang mereka suka
  • Apa sih yang mereka butuhkan
  • Kenapa mereka memilih produk orang lain
  • Dan ratusan pertanyaan lain

Disini anda dituntut untuk jeli memperhatikan prilaku konsumen anda

Katakanlah anda membuat sebuah produk kesehatan sikat gigi yang memiliki 10 fungsi disetiap sikat gigi

Tapi pada kenyataannya orang orang hanya memakai 2 fungsi saja

Jika anda tidak jeli dan mengamati maka hanya ada kerugian yang anda dapatkan karena membuang biaya untuk 8 fungsi yang tidak diperlukan

Lalu bagaimana caranya agar anda tahu yang sedang dibutuhkan konsumen?

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan, contohnya melakukan survey secara langsung atau menerima feedback dengan memberikan kontak feedback baik dikemasan atau di website

Tapi ..

Pada kenyataannya hanya sebagian kecil mereka yang peduli akan kontak feedback anda

Contoh kecil agar anda bisa mendapatkan feedback bisa ditempuh dengan cara event promo atau hadiah dll yang mana orang orang wajib memberikan masukan jujur atau mengisi survei terhadap produk anda untuk bisa mengikuti event.

D. Bertanggung jawab

Sebaik baik orang salah satunya adalah yang memiliki sifat tanggung jawab

Begitu juga bisnis, bisnis hidup karena adanya konsumen, konsumen percaya karena sikap tanggung jawab dari anda

Dengan adanya feedback atau masukan artinya masih banyak yang perlu anda perbaiki

Jangan pandang sebelah mata konsumen anda yang mengeluhkan produk yang anda tawarkan

Buat senyaman mungkin mereka agar tetap setia dengan layanan anda.

See you next post…

2 pemikiran pada “3 Langkah awal membangun sebuah bisnis”

Tinggalkan komentar